Gebrakan FEBI UIMSYA: Dekan Turun Gunung Kawal KDKMP Kemenkop RI di Pusdik Militer

Surabaya, 19 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan aktif dalam pendampingan dan pengawalan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang merupakan bagian dari agenda penguatan koperasi nasional Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI).

Dalam kegiatan tersebut, Dekan FEBI UIMSYA, Dr. Hj. Lely Ana Ferawati Ekaningsih, S.E., M.H., M.M, turun langsung untuk mengawal pelaksanaan kegiatan yang bertempat di Pusat Pendidikan Militer Brigif 2 Marinir wilayah Surabaya. Kehadiran pimpinan fakultas secara langsung menjadi wujud nyata komitmen FEBI UIMSYA dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Pemaparan materi oleh Dr. Hj. Lely Ana Ferawati Ekaningsih, S.E., M.M., MM. (Dekan FEBI UIMSYA)

Beliau berhasil lolos melalui rangkaian proses seleksi yang sangat ketat untuk mengawal agenda besar negara, yaitu Pelatihan dan Sertifikasi Calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026.Agenda strategis nasional ini berlangsung intensif selama dua pekan, mulai 17 hingga 29 Juli 2026, dan dijadwalkan tutup secara resmi pada 31 Juli 2026. Mengingat masifnya target program, diklat dilaksanakan secara serentak di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas di seluruh Indonesia. Salah satu pusat penggemblengan mental dan kepemimpinan peserta bertempat di institusi militer Brigif 2 Marinir Sidoarjo Jawa Timur. Program berskala besar ini diikuti oleh 29.830 peserta dari kalangan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang disiapkan menjadi Manajer KDKMP. Selama masa karantina di pusdik militer, Dr. Lely Ana mengawal kurikulum padat sebanyak 90 jam pelajaran (terdiri dari 12 modul, 42 materi, dan 10 unit kompetensi). Materi yang diberikan berfokus pada Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal, Pengawasan dan Penilaian Koperasi, Akuntansi dan Pajak, Permodalan.Keterlibatan aktif Dekan FEBI UIMSYA ini menjadi bukti nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat. Tujuannya adalah melahirkan SDM pengelola koperasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Manfaat nyata dari program ini adalah lahirnya para manajer baru yang siap memotong rantai pasok ekonomi yang tidak efisien, menyalurkan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, serta membuka akses permodalan bagi UMKM di desa. Harapan besarnya, KDKMP mampu menjelma menjadi pilar tangguh ekonomi kerakyatan yang menyejahterakan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, pemahaman, serta kesiapan berbagai pihak dalam mendukung implementasi KDKMP di tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat, meningkatkan kemandirian ekonomi desa, serta mendorong pengelolaan potensi ekonomi lokal secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

Keterlibatan FEBI UIMSYA dalam kegiatan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan visi akademik dan keilmuan fakultas, khususnya dalam bidang ekonomi Islam, perbankan syariah, kewirausahaan, koperasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dalam program nasional, FEBI UIMSYA berupaya menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

Dekan FEBI UIMSYA menyampaikan bahwa penguatan koperasi desa membutuhkan sinergi lintas sektor, baik pemerintah, perguruan tinggi, lembaga ekonomi, maupun masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan dukungan melalui penguatan sumber daya manusia, pendampingan, edukasi, serta pengembangan tata kelola kelembagaan dan ekonomi yang profesional.

“Keterlibatan FEBI UIMSYA dalam pengawalan program KDKMP merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus hadir, tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi yang konstruktif dan berkelanjutan,” ungkap Dekan FEBI UIMSYA.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Pusdik Militer Brigif 2 Marinir wilayah Surabaya tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program KDKMP. Melalui proses pengawalan secara langsung, berbagai pihak dapat menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman terhadap arah program, serta mendorong terciptanya pelaksanaan koperasi yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.

Bagi FEBI UIMSYA, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus melakukan “gebrakan” melalui keterlibatan langsung dalam agenda-agenda strategis nasional. Kehadiran Dekan FEBI secara langsung menjadi simbol bahwa institusi pendidikan tinggi harus mampu hadir dan berkontribusi dalam menjawab persoalan ekonomi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, FEBI UIMSYA optimistis bahwa penguatan KDKMP dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri, produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam aspek edukasi, pendampingan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola koperasi.

Melalui kegiatan tersebut, FEBI UIMSYA menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai agenda pembangunan ekonomi nasional. Dekan turun gunung bukan sekadar simbol kehadiran, melainkan wujud nyata kepemimpinan akademik yang bergerak, mengawal, dan berkontribusi langsung bagi kemajuan ekonomi masyarakat.

Bagikan Ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *